Penulis: Erienika Lompoliu; George Morris William Tangka
Universitas Klabat, Airmadidi, Indonesia
Penelitian ini membahas pentingnya pengelolaan Teknologi Informasi (TI) yang efektif dan efisien dalam industri perbankan, khususnya di PT Bank Pembangunan Daerah Papua (BPDP) yang berupaya memperkuat perannya di wilayah Papua. Dengan memanfaatkan kerangka kerja COBIT 2019, BPDP bertujuan meningkatkan tata kelola TI, mencakup efisiensi operasional, keamanan informasi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Fokus strategis bank meliputi peningkatan pendapatan, mendorong inovasi, dan pelayanan pelanggan yang unggul—semua hal ini penting untuk menjaga keunggulan kompetitif di tengah tantangan geopolitik regional. Penelitian ini mengidentifikasi area krusial untuk perbaikan, seperti optimalisasi investasi TI, mitigasi risiko regulasi dan keamanan, serta penguatan peran strategis TI dalam mendukung pertumbuhan bisnis.
Evaluasi tingkat kematangan tata kelola TI BPDP dilakukan dengan menggunakan sepuluh design factors dalam COBIT 2019, yang mencakup tujuan perusahaan, profil risiko, isu terkait TI, kebutuhan kepatuhan, hingga strategi adopsi teknologi. Temuan menunjukkan adanya kesenjangan dalam manajemen risiko, pengawasan siklus proyek, dan alokasi sumber daya, sehingga memberikan wawasan praktis untuk perbaikan tata kelola. Integrasi TI yang lebih baik dapat mendukung tujuan BPDP dalam pertumbuhan berkelanjutan dan pembangunan ekonomi regional. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kerangka kerja tata kelola yang terstruktur dapat meningkatkan efisiensi operasional, membangun kepercayaan pelanggan, serta memastikan kesesuaian dengan regulasi dan perkembangan teknologi. Dengan mengadopsi rekomendasi ini, BPDP dapat mencapai kesuksesan jangka panjang dan memperkuat posisinya sebagai institusi keuangan terkemuka di Papua.
Unduh Jurnal Lengkap (PDF)
Download PDF
