FILKOM UNKLAB Gelar Student Forum Bertema “Evolusi Teknologi Aviasi Dunia”

Universitas Klabat (UNKLAB) melalui Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) bersama organisasi mahasiswa Computer Science Student Association (CSSA) menggelar kegiatan Student Forum pada Kamis, 26 Maret 2026 yang bertempat di Pioneer Chapel Universitas Klabat. Kegiatan ini menghadirkan Letkol Laut (P) Akhmad Sen Sagupta, M.Sc., EMCS sebagai pembicara utama.

Acara dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan pengenalan pembicara oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Pdt. Edgar Tauran, M.Div., D.Miss. Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Stenly R. Pungus, S.Kom., M.T., M.M., Ph.D, para dosen, serta mahasiswa FILKOM yang mengikuti kegiatan dengan antusias.


Pemaparan materi: evolusi teknologi aviasi dunia

Dalam sesi utama, Letkol Laut (P) Akhmad Sen Sagupta membawakan materi berjudul “Evolusi Teknologi Aviasi Dunia”. Ia menjelaskan bahwa sejarah aviasi dimulai dari penggunaan balon udara panas pada tahun 1783 di Prancis, yang awalnya dimanfaatkan untuk pengamatan militer dan eksperimen ilmiah.

Perkembangan signifikan terjadi pada tahun 1903 oleh Wright Bersaudara, yang berhasil menciptakan pesawat bermesin pertama dengan sistem kendali tiga sumbu. Sistem ini menjadi dasar teknologi pesawat modern hingga saat ini.

Lebih lanjut, beliau memaparkan perkembangan teknologi aviasi, mulai dari sistem navigasi manual menuju penggunaan autopilot dan GPS, serta perubahan pada mesin dari baling-baling menjadi jet turbofan yang lebih efisien. Dari sisi material, pesawat juga mengalami transformasi dari bahan kayu menjadi aluminium hingga komposit karbon modern yang lebih ringan dan kuat.


Peran aviasi dalam berbagai sektor

Dalam sesi berikutnya, pembicara menjelaskan peran penting aviasi dalam dua sektor utama, yaitu militer dan sipil/komersial.

Di sektor militer, aviasi digunakan untuk pertahanan udara, pengintaian, serta transportasi logistik dengan dukungan teknologi seperti pesawat stealth (siluman) dan drone (UAV).

Sementara itu, di sektor sipil dan komersial, aviasi berperan dalam menghubungkan berbagai belahan dunia dengan cepat serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan internasional, dan penciptaan lapangan kerja.


Dampak ekonomi dan masa depan aviasi

Pembicara juga menyoroti besarnya dampak industri aviasi terhadap ekonomi global. Industri ini diperkirakan menghasilkan pendapatan hingga lebih dari 1 triliun dolar AS serta mendukung puluhan juta lapangan kerja di seluruh dunia.

Ke depan, teknologi aviasi akan terus berkembang menuju arah yang lebih modern dan berkelanjutan, dengan fokus pada penggunaan bahan bakar ramah lingkungan (Sustainable Aviation Fuel), penerapan Artificial Intelligence (AI), serta pengembangan taksi udara listrik (eVTOL) sebagai solusi transportasi masa depan.


Antusiasme mahasiswa dalam sesi diskusi

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait perkembangan teknologi aviasi.

Sesi ini juga turut diramaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer yang berpartisipasi dalam memberikan pertanyaan kepada pembicara. Diskusi berlangsung aktif dan memberikan wawasan tambahan bagi para peserta.


Penutup kegiatan

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada pembicara oleh Wakil Rektor III dan Dekan Fakultas Ilmu Komputer, serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh beberapa dosen Ir. Edson Y. Putra, M.Kom, Argha O. Silitonga, S.Kom., M.S., dan drs. Max Silinaung, MSi, yang ikut mendukung jalannya acara.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi aviasi serta memahami peran pentingnya dalam kehidupan modern, baik dari segi teknologi, ekonomi, maupun keamanan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *