Penulis: Jimmy Moedjahedy (Universitas Klabat), Jessica Sabbathiny Buyung (Universitas Klabat), dan Jay Idoan Sihotang (Universitas Advent Indonesia)
Kesehatan suatu negara merupakan indikator utama kesejahteraan secara keseluruhan, dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus dijaga kondisi fisiknya agar tetap sehat. Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang kesehatan anak, disebutkan bahwa anak-anak memiliki hak untuk bertahan hidup dan tumbuh kembang secara normal. Namun, laporan dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa status gizi buruk dan kurang gizi masih menjadi masalah, khususnya pada anak-anak dan balita di beberapa daerah. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya pemahaman anak-anak tentang makanan sehat dan bergizi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah permainan edukasi yang memperkenalkan makanan bergizi kepada anak-anak usia 6 hingga 9 tahun. Metode rekayasa perangkat lunak yang digunakan adalah Waterfall Model, dengan tahapan: studi kelayakan, analisis kebutuhan, perancangan dan spesifikasi, pengkodean dan pengujian modul, integrasi dan pengujian sistem, serta distribusi dan pemeliharaan. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat membantu anak-anak belajar tentang gizi melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.
Unduh Jurnal Lengkap (PDF)
Download PDF
