Desa Mobuya Jadi Sorotan: Bocil SD Ngoding Pakai Cara Anti-Mainstream!

Siapa bilang belajar coding dan algoritma cuma bisa dilakukan dengan komputer mahal? Siswa SD Madison School bikin heboh! Di tengah keterbatasan perangkat teknologi, mereka justru belajar algoritma kayak programmer pro lewat pendekatan “CS Unplugged” tanpa perangkat digital sama sekali. Gokil, kan?

Dengan metode interaktif seperti “Sorting Network” dan “Move It, Move It”, sebanyak 35 siswa kelas 4–6 SD di desa Mobuya, Bolaang Mongondow, belajar langsung tentang gimana cara berpikir algoritmik. Aktivitas ini melibatkan permainan seru yang bikin semua anak semangat dan paham konsep kompleks seperti urutan langkah logis dan pemecahan masalah. Yang lebih keren, mereka belajar sambil bergerak aktif dan bekerja sama!

Di balik kesuksesan PKM ini ada para penggerak: Debby E. Sondakh, Stenly R. Pungus, Raissa C. Maringka, dan George M. W. Tangka. Tim ini nggak cuma menginspirasi siswa, tapi juga membuktikan bahwa teknologi itu nggak perlu ribet.

Hasilnya para siswa jadi lebih melihat teknologi dan makin penasaran sama dunia ilmu komputer. Dari nggak ngerti algoritma sama sekali, sekarang mereka udah kayak calon programmer jenius! Jadi, siap-siap aja dunia, anak-anak Mobuya bakal jadi penguasa teknologi masa depan!

Unduh Jurnal Lengkap (PDF)

Download PDF